PENGAMBILAN
KEPUTUSAN
PEMIMPIN
DALAM PENGELOLAAN SUMBER DAYA
Demonstrasi Kontekstual Materi Modul 3.2
By: Makder Lumban Gaol,
M.Pd
CGP Angkatan ke-10
Modul 3.2 membahas tentang pengambilan keputusan pemimpin dalam pengelolaan sumber daya. Pada Tugas Demonstrasi Kontekstual berisi analisis video dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang telah disediakan, di antaranya tentang visi sekolah, prakarsa perubahan, tindakan yang dilakukan menggunakan tahapan BAGJA, peran pemimpin dan 7 aset utama/modal dalam pengelolaan sumber daya.
1.
Visi
dari sekolah tempat guru dalam video tersebut mengabdi yaitu: "Terciptanya
Kelas Impian sebagai Penyemangat Belajar Murid di Sekolah Secara
Berkelanjutan".
2.
Prakarsa
perubahan yang akan dilakukan oleh guru dalam tayangan video tersebut adalah: "Mewujudkan
Kelas yang Nyaman dan Menyenangkan untuk Belajar"
3.
Pertanyaan
Utama dari kegiatan yang dilakukan oleh guru dalam tayangan video tersebut
adalah: "Bagaimana Cara Mewujudkan Kelas yang
Nyaman dan Menyenangkan untuk Belajar?”
4.
Kegiatan/tindakan
apa yang dilakukan oleh guru dalam tayangan video yang menggambarkan tahapan:
B-A-G-J-A
B (Buat Pertanyaan)
·
Guru
menuliskan kata "Penyemangat Belajar" yang mengundang rasa ingin tahu
murid
·
Guru
mengajukan pertanyaan terkait kata yang dituliskan di papan tulis yaitu
"Apa yang muncul dalam pikiran kalian saat membaca tulisan di papan
tulis?".
·
Guru menggali informasi pendapat dan
pengalaman murid terkait hal-hal yang menjadi penyemangat belajar mereka.
·
Guru menanyakan pada murid apa yang disukai
dari kelas kita yaitu, "Anak-anak, kira-kira apa sih yang kalian sukai
dari kelas kita ini? Coba dilihat kelasnya".
A (Ambil Pelajaran)
·
Guru meminta seluruh murid untuk berkunjung
saat jam istirahat ke kelas 2 dan kelas 6 untuk menambah inspirasi tentang
kelas yang membuat semangat belajar dengan dibentuk 4 kelompok.
·
Murid mengidentifikasi ruang kelas lain dan
mencatat tentang apa yang disukainya di kelas tersebut sebagai inspirasi murid
dalam mewujudkan kelas yang nyaman dan menyenangkan.
G (Gali MImpi)
·
Guru menyiapkan alat dan bahan untuk
dibagikan pada setiap kelompok.
·
Guru meminta murid untuk menutup mata dan
membayangkan kelas yang mereka impikan, yaitu kelas yang nyaman dan
menyenangkan yang dapat menjadi penyemangat dalam belajar
·
Murid di dalam kelompoknya menggambarkan
kelas impian mereka yang nyaman dan menyenangkan pada kertas karton manila
sesuai dengan yang mereka bayangkan.
·
Setiap kelompok mempresentasikan hasil
kerja kelompoknya tentang kelas impian mereka yang nyaman dan menyenangkan di
depan kelas secara bergantian.
J ( Jabarkan Rencana)
·
Murid diajak untuk berkontribusi menentukan
kebutuhan apa untuk mewujudkan kelas impiannya yang nyaman dan menyenangkan.
·
Murid menyebutkan kelas impian yang
diinginkan sebagai penyemangat belajar.
·
Guru menuliskan di papan tulis daftar kelas
impian murid.
·
Guru membagi tugas setiap murid untuk kelas
impian yang mewujudkan menyenangkan.
A (Atur Eksekusi)
·
Murid diberi kesempatan dalam berkontribusi
untuk menentukan pembagian tugas dalam kelompoknya.
·
Guru dan murid mendiskusikan jadwal
pelaksanaan menata kelas impian.
·
Murid menyiapkan alat dan bahan sesuai
tugasnya masing-masing.
·
Seluruh murid dibantu guru bergotong royong
mewujudkan kelas impian yang menjadi penyemangat belajar.
5.
Apa peran pemimpin yang tergambar dalam
tayangan video?
·
Pembelajaran yang berfokus pada kekuatan
atau aset yang dimiliki (Pemimpin menggunakan pendekatan berbasis aset)
·
Pemimpin dapat menggali dan mengembangkan kekuatan atau potensi yang dimiliki oleh
dirinya dan murid-muridnya
·
Pemimpin memiliki kompetensi sebagai manager dalam mengelola potensi yang
dimiliki murid dan lingkungan sekolahnya.
6.
Apa saja modal utama yang dimanfaatkan oleh pemimpin pembelajaran dalam
tayangan video? lalu bagaimana pemanfaatannya:
a. Modal Manusia:
·
Guru yang memiliki kemampuan dalam
melakukan pemetaan aset atau sumber daya yang dimiliki untuk lebih
dimaksimalkan dalam hal pemanfaatannya sehingga dapat menunjang terwujudnya
kelas impian yaitu kelas yang nyaman dan menyenangkan untuk belajar.
·
Murid yang aktif dan sangat kooperatif,
percaya diri, kreatif dan mandiri serta dapat berkolaborasi dan
mengkomunikasikan hasil karyanya dalam kelompok serta murid yang memiliki rasa
tanggung jawab terhadap tugas yang diberikan guru.
b. Modal
Sosial:
·
Guru berkolaborasi dengan rekan sejawat
untuk merumuskan prakarsa perubahan.
·
Bekerjasama dan meminta izin dengan guru
kelas 2 dan kelas 6 untuk melakukan observasi kelas.
·
Berkolaborasi dengan murid kelas 2 dan
kelas 6 saat melakukan observasi dan wawancara.
c. Modal
Fisik:
·
Ruang kelas yang dapat didekorasi ulang
sesuai dengan kelas impian murid yaitu kelas yang nyaman dan menyenangkan untuk
belajar.
·
Hiasan dinding yang dapat menutupi bagian
dinding yang rusak
·
Rak buku dan buku-bukunya untuk menunjang
pembelajaran.
·
Papan tulis
·
Meja dan kursi guru dan murid yang
posisinya diubah agar murid nyaman saat belajar.
d. Modal
Lingkungan/Alam
·
Lingkungan
sekolah yang ASRI
·
Memanfaatkan
bahan-bahan yang ramah lingkungan yang digunakan untuk menghias kelas.
e. Modal
Finansial:
·
Dana
BOS yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan belajar murid.
·
Uang
kas kelas untuk keperluan membeli alat dan bahan yang diperlukan untuk
mewujudkan kelas impian.
f. Modal
Politik:
Kebijakan Kepala Sekolah yang siap
mendukung setiap perubahan positif untuk peningkatan kualitas pembelajaran di
sekolah.
g. Modal
Agama dan Budaya:
·
Karakter murid yang sopan, santun dan
hormat kepada guru dengan cara bersalaman sebelum masuk ke dalam kelas.
·
Sikap gotong royong murid untuk bekerjasama
mewujudkan kelas impian.
.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar